Islam Web

Artikel

  1. Home
  2. Artikel
  3. MENSUCIKAN JIWA

80 Artikel

  • Sikap Abai

    Sikap abai adalah sebuah sifat negatif. Kata ini biasanya dipakai untuk menunjukkan sikap seseorang yang tidak perhatian terhadap kewajiban yang harus ia perhatikan dengan sempurna, baik dengan meninggalkannya secara keseluruhan ataupun melaksanakannya dengan tidak sempurna. Contoh penggunaanya dalam kalimat adalah sebagai berikut: "Orang tua mengabaikan.. Selengkapnya

  • Sifat Boros dan Mubazir

    Sesungguhnya harta merupakan salah satu nikmat dari Allah untuk manusia. Ia merupakan salah satu perhiasan dalam kehidupan dunia ini, sebagaimana disinyalir dalam firman Allah—Subhânahu wa Ta`âlâ—(yang artinya): "Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia, akan tetapi amal-amal yang kekal lagi shalih adalah.. Selengkapnya

  • Sikap Ceroboh dan Sembrono

    Bismillâh. Segala puji hanya milik Allah. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah—Shallallâhu `alaihi wasallam—beserta keluarga, para shahabat, dan orang-orang yang membela dan menolong beliau. Sikap tidak tergesa-gesa, santun, lembut, tenang, dan mampu mengendalikan diri merupakan tanda keunggulan akal.. Selengkapnya

  • Lalai Dalam Menjalankan Amal Ibadah Sehari-hari (Bag. 2)

    Kita sudah paparkan dalam artikel terdahulu beberapa faktor di antara penyebab kelalaian. Dalam artikel ini, kita akan berbicara tentang pengaruh-pengaruh penting yang muncul dari penyakit ini terhadap pribadi dan masyarakat, demikian juga terhadap amal Islam itu sendiri. A. Pengaruh Lalai dalam Melakukan Amalan harian Terhadap Para Aktivis Di antara.. Selengkapnya

  • Lalai Dalam Menjalankan Amal Ibadah Sehari-hari (Bag. 1)

    Lupa kepada Kematian dan Berbagai Kesulitan yang Akan Dihadapi Setelahnya Lupa kepada kematian dan berbagai kecemasan serta kesulitan yang akan dijalani setelahnya bisa menjadi penyebab munculnya kelalaian dalam melakukan ibadah sehari-hari. Setiap manusia pasti kelak akan menjadi mayat, sepanjang apa pun umurnya. Allah—Subhânahu wa Ta`âl&a.. Selengkapnya

  • Tidak Perlu Tergesa-gesa

    Manusia, sesuai dengan karakter dasarnya, adalah makhluk yang bersifat tergesa-gesa. Ia ingin mendapatkan segala sesuatu dengan cepat. Allah—Subhânahu wa Ta`âlâ—berfirman (yang artinya): "Dan adalah manusia itu bersifat tergesa-gesa." [QS. Al-Isrâ': 11] Karena sifat tergesa-gesa ini mendatangkan banyak.. Selengkapnya

  • Perangai Kasar Menyebabkan Perpecahan

    Kasar adalah suatu perangai buruk dan salah satu bentuk sifat tercela. Perilaku kasar dapat menyebabkan perpecahan dan kekerasan antar sesama, serta dapat memutus simpul-simpul hubungan yang diperintahkan Allah untuk menyambungnya. Berapa banyak rumah tangga yang hancur karena sifat ini. Berapa banyak terjadi percekcokan antara orang-orang yang saling.. Selengkapnya

  • Tanda-Tanda Hati yang Keras

    Oleh: Khalid Abu Syâdi Segala sesuatu memiliki tanda atau indikasi, begitu pula hati yang keras. Dengan mengetahui tanda-tanda hati yang keras, kita bisa mengetahui hakikat penyakit yang mengerikan ini dengan lebih cepat. Di antara tanda paling jelas yang mengindikasikan kekerasan hati adalah sebagai berikut: 1. Indra yang Tidak Peka/Mati Rasa Hati.. Selengkapnya

  • Solusi Menghadapi Permusuhan Syetan

    Oleh: Syaikh Hâni Hilmy Setelah mengetahui permusuhan besar antara hamba Allah dengan Syetan, lalu bagaimana solusi untuk mengatasi permusuhan Syetan itu? Seorang hamba sudah semestinya kembali kepada Allah—Subhânahu wata`âlâ. Allah berfirman (yang artinya): "Dan jika setan mengganggumu dengan suatu gangguan, maka.. Selengkapnya

  • Menuruti Hawa Nafsu Menjauhkan Diri dari Kebenaran

    Bismillâhirrahmânirrahîm. Segala puji bagi Allah, dan shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada Rasulullah—Shallallâhu `alaihi wasallam—beserta keluarga dan para shahabat beliau. Pengertian Hawa Nafsu Hawa adalah kecenderungan diri atau rasa suka seseorang terhadap sesuatu. Kebanyakan kata hawa memiliki.. Selengkapnya

  • Pintu Taubat bagi Pelaku Dosa Besar

    Oleh: Syaikh Mushthafâ Al-`Adawi Allah—Subhânahu wata`âlâ—selalu membuka pintu taubat, pintu kembali kepada-Nya dan pintu ampunan bagi setiap perbuatan dosa besar, supaya tak seorangpun yang berputus asa dari rahmat-Nya. Maka lihatlah dosa-dosa dan maksiat-maksiat besar ini, syirik, membunuh jiwa dan zina, Allah—Subh.. Selengkapnya

  • Sifat Iblis

    Oleh: Syaikh SyaikhNâshir Al-`Umar Sifat-sifat buruk manusia sesungguhnya banyak sekali, namun yang lebih memperburuk sifatnya ini ialah menyerupai sifat makhluk yang paling hina. Apabila seseorang menyerupakan ketololan orang lain dengan hewan yang dikenal tolol umpamanya, tentu hal itu lebih buruk daripada sekedar menyebutnya tolol. Jika hal.. Selengkapnya

  • Penyakit Riyâ`

    Di dalam Al-Quran dan Sunnah, terdapat banyak nas yang mengharamkan riyâ` dan mencela pelakunya. Di antaranya adalah firman Allah—Subhânahu wata`âlâ— (yang artinya): · "Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya. orang-orang yang berbuat riyâ`.".. Selengkapnya

  • Hati yang Keras

    Keras berarti mati. Keras merupakan ungkapan untuk sikap kasar dan kejam. Ia juga berarti kosongnya hati dari sikap tunduk kepada ayat-ayat Allah—Subhânahu wata`âlâ. Keras merupakan sanksi hati yang paling berat secara mutlak. Karenanya, hati orang-orang kafir dan orang-orang munafik dikesankan demikian. Mâlik ibnu Dîn&aci.. Selengkapnya

  • Dendam (Dengki)

    Dendam (dengki) ibarat beban berat yang menyusahkan pemiliknya. Sebab sifat ini akan mempersempit jiwanya, merusak akalnya, menyibukkan pikirannya, serta menambah kegundahan dan kesedihannya. Anehnya, orang-orang bodoh dan tolol masih saja mau memikul beban buruk ini sampai terobati dengan membalas dendam kepada orang yang didengkinya. Dendam yang.. Selengkapnya